Diduga Kecelakaan Kerja, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Perkebunan Tombariri Timur
Humas Polres Tomohon – Warga Desa Ranotongkor, Kecamatan Tombariri Timur, Kabupaten Minahasa, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki di area perkebunan Tambelang Kete, tepatnya di kebun milik keluarga Mentang–Woi, pada Kamis (8/1/2026).

Korban diketahui berinisial JHL (61), warga Desa Lolah Satu, Kecamatan Tombariri Timur. Korban sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu sekaligus petani kelapa kopra dan diketahui sedang melakukan aktivitas memanjat pohon kelapa sebelum ditemukan meninggal dunia.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Tim Identifikasi Polres Tomohon bersama piket Reskrim dan personel Polsek Tombariri yang dipimpin oleh AIPTU Jonly Kussoy langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, pemasangan garis polisi, serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi.
Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, korban sebelumnya pergi ke kebun untuk bekerja. Saat saksi kembali ke lokasi pada sore hari untuk menjemput korban, korban ditemukan berada di bawah pohon kelapa dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K. saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa pihak Kepolisian telah melakukan langkah-langkah sesuai prosedur.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel kami langsung turun ke lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan identifikasi awal, serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana,” ujar AKBP Nur Kholis.
Kapolres menambahkan, untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, pihak Kepolisian telah menyarankan dilakukan otopsi medis. Namun demikian, pihak keluarga korban menyatakan menolak tindakan otopsi dan telah menandatangani surat penolakan secara resmi.

“Kami telah menyarankan otopsi sebagai bagian dari prosedur untuk memastikan penyebab kematian. Namun karena pihak keluarga menolak, maka jenazah diserahkan kembali kepada keluarga untuk disemayamkan,” lanjut Kapolres.
Berdasarkan informasi keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asam urat dan rutin mengonsumsi obat. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja saat memanjat pohon kelapa.
Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah duka di Desa Ranotongkor Timur dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Mengakhiri keterangannya, Kapolres Tomohon mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja, khususnya pada pekerjaan dengan risiko tinggi.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memperhatikan faktor keselamatan saat bekerja, terutama pada pekerjaan di perkebunan yang berisiko. Apabila terjadi peristiwa menonjol, segera laporkan kepada pihak Kepolisian agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkas AKBP Nur Kholis.

